Beranda > Review Film > [Review Film] Night at the Museum: Battle of the Smithsonian

[Review Film] Night at the Museum: Battle of the Smithsonian

Night at the Museum-Battle of the SmithsonianSudah nonton film yang berjudul Night at the Museum: Battle of the Smithsonian? Jika belum saya coba share setelah kemarin malam saya menontonnya.

Night at the Museum: Battle of the Smithsonian 2009 adalah film komedi bergaya Amerika dan merupakan kelanjutan dari Night at the Museum yang pertama. Film ini dibintangi Ben Stiller, Robin Williams, Amy Adams, dan Owen Wilson. Di Indonesia mulai direlease tanggal 22 Mei 2009.

Kocak, itu kata paling tepat untuk menggambarkan kisah film yang bergenre komedi ini. Buat hiburan penghilang penat lumayan bisa  diandalkan. Sejak awal film ini menyuguhkan adegan-adegan yang jauh dari realita, seperti dua manusia mini, si koboi Jedediah Smith (Owen Wilson) dan Octavius (Teve Coogan).

Ide film ini mejelaskan apa yang akan terjadi apabila benda-benda yang ada di dalam museum itu hidup. Berawal dari semua koleksi Museum of National History di New York (yang kita lihat di film pertama) akan dipindahkan ke Museum Smithsonian di Washington. Masalahnya, tablet yang menyebabkan benda-benda museum itu bisa hidup ikut terbawa ke Washington. Pada akhirnya seluruh isi Museum Smithsonian menjadi hidup. Museum Smithsonian di Washington dihuni oleh benda-benda bersejarah seperti rangka Dinosourus, patung Teddy Roosevelt presiden ke-26 AS beserta kudanya, patung Napoleon Bonaparte, Al Capone’s, Kaisar China, sampai patung-patung tentara romawi jaman dahulu.

Dialog Larry Daley & Napoleon Bonaparte

Di tengah cerita terjadi kegaduhan antar penghuni museum yang dihidupkan oleh batu ajaib (tablet). Pembawaan sifat asli masing-masing karakter semasa hidupnya tidak ada yang berubah. Seperti Kahmunrah (Hank Azaria) tetap dengan kecongkakannya. Kahmunrah digambarkan sebaga Firaun jahat yang mencoba merebut tablet yang bisa membuka pintu neraka yang ada di Museum tersebut. Dia bersekutu dengan Napoleon,  Al Capone’s, dan Kaisar China untuk dapat merebut tablet dari tangan Larry Daley (Ben Stiller). Bersama gengnya Kahmunrah bertindak tidak ramah terhadap sesama penghuni museum. Sikap ini memaksa Ben Stiller bersusah payah mencari rahasia kombinasi tablet untuk menyelamatkan Jedediah Smith, si koboi mini yang ditawan oleh Kahmunrah. Catatan untuk Kahmurah, walaupun dia didaulat untuk bertampang sangar, khas raja Fir’aun yang bertampang bengis, di beberapa momen diselipkan dialog dan mimik muka khas banci. Adegan ini sungguh memancing tawa penonton.

Hampir seluruh adegan menampilkan kisah perdebatan seru dan lucu antara Larry Daley melawan Kahmunrah si Firaun jahat beserta gengnya. Adegan lucu lainnya saat Ben Stiller terpaksa masuk ke dalam lukisan yang bernuansa tahun 1945 untuk melarikan diri dari kejaran tentara Firaun, dimana disana Ben Stiller tidak sengaja meninggalkan handphonenya yang akhirnya ditemukan oleh salah seorang pelaut yang bernama Joey Motorola. Selain itu patung presiden terbesar Abraham Lincoln yang sedang duduk di depan kolam Nasional Park tak kalah seru membantu perjuangan Ben Stiller.

Ben Stiller as Larry Daley

Disela keributan dan komedi lucu, diselipkan beberapa adegan romantis diiringi cupid-cupid nakal pengganggu antara Ben Stiller dengan Emilia Earhart (Amy Adams). Emilia Earhart adalah seorang penerbang wanita yang menghilang secara misterius di tahun 1937 saat akan melakukan penerbangan melintasi samudera atlantik. Sampai saat ini, tak ada yang tahu, apa yang sebenarnya terjadi pada Emilia. Dia lenyap bagaikan ditelan bumi. Muncul di film ini sebagai partner Larry Daley yang berstatus sebagai penjaga museum dan mengalami petualangan semalam yang menakjubkan.

Ami Adams as Emilia Eanheart

Film ini masih memiliki cita rasa yang sama dengan kisah sebelumnya, itu artinya bersiaplah terbahak-bahak melihat aksi komedi slapstick Ben Stiller lengkap dengan parodi-parodi konyol yang tadinya tidak ada pada Night at the Museum. Untuk masalah akting, semua pemain bisa membawa suasana dan menunjukkan mimik yang sangat pas dengan dialog. Apalagi film ini memiliki genre komedi, sehingga para pemerannya harus bisa berakting sambil tetap melucu.

Selamat menonton…

Wassalam….

Cari Info :

Lowongan Kerja Terbaru 2010 , atau

Informasi Lowongan Kerja lainnya…

Boleh juga langsung ke Peluang Duit Dari Internet !! !

Iklan
Kategori:Review Film Tag:
  1. 28 Mei 2009 pukul 6:39 PM

    Wah… pasti seru tuh,
    Qta pasti ikut antri beli tiketnya, Makasih infonya bang Cas, infonya Cap jempol 😉

  2. 28 Mei 2009 pukul 11:33 PM

    andai benda-benda di museum hidup beneran, gimana yah?? hehehhhhee..

    • 29 Mei 2009 pukul 10:16 AM

      Mungkin yang pertama mereka pasti berkenalan satu sama lain… yang kedua akrab-akraban… Yang ketiga saling jatuh cinta… yang keempat saling rebutan pasangan… yang kelima berlomba untuk menjadi leader… yang keenam terjadi perpecahan dan mengelompok… yang ketujuh terjadi peperangan… 🙂 mungkin ya… Tapi selalu ada pahlawan si pembela kebenaran… hehehe…

  3. 29 Mei 2009 pukul 4:50 AM

    yg pertamanya udah nonton, yg keduanya blum. Pasti seru deh. Skalian ku mo nonton Terminator Salvation. Udah kluar blum y?

    • 29 Mei 2009 pukul 10:26 AM

      Terminator Salvation saya belum nonton… kalau engga salah direlease 21 Mei 2009, tayang di Indonesia tanggal 27 Mei… Info lengkapnya disini Mas…

      Trims kunjungannya 🙂

  4. 29 Mei 2009 pukul 3:03 PM

    Wah…thx for share….baru mau nonton nih…hehehehe…

    http://sendit.wordpress.com

    • 29 Mei 2009 pukul 4:02 PM

      Oke Mas,,, Selamat menonton…

  5. 30 Mei 2009 pukul 12:49 AM

    yang ini aku malah belum nonton, rencananya mau dunlud aja hehe

    • 31 Mei 2009 pukul 1:09 AM

      boleh kasih tahu mas dunlud dmn?… 🙂

  6. 31 Mei 2009 pukul 7:33 PM

    setelah membaca reviewnya, saya jadi mau nonton juga. ntar malem cari ah di rental vcd. masih ada ngak yah…

    • 31 Mei 2009 pukul 7:40 PM

      Setahuku di rental vcd adanya 2 atau 3 bulan kemudian… kecuali kalau nyari yang bajakan, mungkin di glodok udah beredar… 😀

  7. evy
    31 Mei 2009 pukul 8:53 PM

    Salam kenal yah…
    Wah kayaknya seru bgt tuh,jadi pengen nonton…Kemaren sih bingung antara nonton tuh ato angels vs demons,akhirnya aku nonton angels vs demons…Tapi pas kamu ngasih referensi ini jadi pengen nonton Night at the museum:battle of the smithsonian.Meluncur…………..

    • 31 Mei 2009 pukul 10:50 PM

      Salam kenal evy… share juga dunk angels vs demons nya… 🙂

  8. 17 Juni 2009 pukul 5:08 PM
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: