Beranda > Personal > Iya Pak… Terima Kasih

Iya Pak… Terima Kasih

Bos ku berkata,

Casrudi, selama ini kan kamu saya suruh belajar, membaca apa saja yang bisa kamu pelajari sendiri, kalau ada pertanyaan silahkan tanya saya, kalau ada luang pasti kita sharing. Anggap saja kamu sedang kuliah, enak kan? Belajar dan di gaji pula.

Hehehe, deretan kalimat yang teramat sering kudengar tatkala aku mengadu nasib pada bos ku yang satu ini. Begitu dipersilahkan duduk didepan mejanya, biasa kutanyakan apakah Bos ku ini memiliki waktu yang banyak untuk mendengar keluh kesahku. Kata orang yang namanya bawahan harus sopan sama atasan, terlebih kalau orang itu usianya jauh diatas kita, harus lebih santun.

Silahkan Casrudi, ada apa?

Begitu Bos ku berucap dengan gaya yang khas seorang Bos, benar-benar Bos yang bukan Bos dalam adegan sinetron.

Obrolan selanjutnya kuceritakan apa yang aku keluhkan selama ini. Aku masuk kerja diperusahaan yang dipimpinnya tepat 6 Okteber tahun 2008 lalu. Begitu lega rasanya bisa menduduki posisi yang memang peruntukanku, engineer. Ya, seorang engineer. Sebuah posisi yang pas karena aku datang dari latar pendidikan seorang ahli tehnik. Sedikit melihat ke belakang,

Casrudi, selamat kamu diterima di perusahaan kami. Pak bos telah menyetujui bahwa kamu kompeten dan sepenuhnya memenuhi kriteria seorang karyawan yang kami butuhkan. Selamat bergabung !

Wow… Kalimat dari General Manager HRD itulah yang paling indah kudengar, tonggak awal aku menjadi seorang pekerja profesional.

Namun keadaan berkata lain, terkadang mimpi suka mendahului kenyataan yang terjadi. Dulu sesaat setelah wisuda, aku bermimpi bisa masuk ke perusahaan yang mempekerjakan karyawannya dengan acuan SOP alias Standard Operating Procedure. Kalau aku perinci SOP adalah penetapan tertulis mengenai apa saja yang harus dilakukan, kapan, dimana, oleh siapa, bagaimana cara melakukan, apa saja yang diperlukan, dan lain-lain yang semuanya itu merupakan prosedur kerja yang harus ditaati dan dilakukan.

Nah, aku ini masuk ke perusahaan yang tidak memiliki SOP. Mungkin kalimat yang tepatnya perusahaanku belum mempunyai SOP. Aku baru tahu sekarang kalau ternyata saat ini banyak perusahaan yang tidak mempunyai SOP, yang mengakibatkan banyak pekerjaan yang tidak terlaksana dengan baik, yang bersangkutan tidak bertanggung jawab, ada kelalaian kerja, kesimpangsiuran, kesalahan, yang mengakibatkan resiko kerugian besar bagi perusahaan/organisasi.

Aku keluhkan semuanya pada Bos ku yang berusia 56 tahun itu. Aku tanyakan apa pekerjaanku yang sebenarnya. Aku tidak dapat bekerja tanpa prosedur yang jelas dari perusahaan. Aku tidak bangga dengan lagaku yang seperti eksekutif muda, tapi tidak ada kontribusi yang berarti untuk perusahaan. Aku juga tidak begitu sumringah saat disuruh menginap di kantor, hanya sekedar mengurangi biaya kosanku. Terlebih aku tidak begitu tertarik dengan fasilitas internet yang bisa ku akses 24 jam, kalau memang skill ku tidak bertambah bahkan semakin menurun setiap harinya.

Yang kubutuhkan hanya sebuah pekerjaan yang layak, layak dalam artian aku memiliki sedikit pengetahuan hasil 5 tahunku kuliah, layak untuk kuabdikan pada perusahaanku sekarang. Aku tidak mau sepeti kisah kodok dalam korek api, meloncat hanya setinggi korek api, padahal mungkin aku bisa meloncat lebih tinggi dari itu.

Dan aku ceritakan apa yang aku pikirkan pada Bos ku, setiap akhir bulan, setiap ada kesempatan berbicara empat mata, dan setiap rasa jenuh ini menghampiri. Selama itu pula Bos ku berkata,

Casrudi, selama ini kan kamu saya suruh belajar, membaca apa saja yang bisa kamu pelajari sendiri, kalau ada pertanyaan silahkan tanya saya, kalau ada luang pasti kita sharing. Anggap saja kamu sedang kuliah, enak kan? Belajar dan di gaji pula.

“Iya Pak, terima kasih”. Ujarku sambil tersenyum yang jauh dari kesan ikhlas.

Cari Info :

Lowongan Kerja Terbaru 2010 , atau

Informasi Lowongan Kerja lainnyaโ€ฆ

Boleh juga langsung ke Peluang Dolar Dari Internet !! !

  1. 25 Mei 2009 pukul 5:39 PM

    hahaha … bagus ini. salam kenal juga ๐Ÿ™‚

    • 26 Mei 2009 pukul 5:13 PM

      Salam kenal Nadya…

  2. 26 Mei 2009 pukul 5:08 PM

    blog walking….

    • 26 Mei 2009 pukul 5:13 PM

      Silahkan Viana… Thx… ๐Ÿ™‚

  3. 27 Mei 2009 pukul 5:31 PM

    ha…ha…kenapa kok senyumnya gak ikhlas kang ? kan senyum ibadah, kenapa gak bilang bos, sekali-kali gantian posisi gitu, salam.

    • 28 Mei 2009 pukul 8:00 PM

      Wah Bunda nih, ga enak lah sama Bos… hehehe… Senyum ga ikhlas karna dapet jawaban yang itu-itu terus… Insha Alloh kedepan senyumnya ikhlas… Makasih Bunda, Salam.

  4. 29 Mei 2009 pukul 3:09 PM

    wah…engineer to mas…saya juga calon sarjana teknik…lagi semester 8 nih…tapi insya Allah gak ada niat buat nyari kerja…mau usaha sendiri..insya Allah…

    anda BERANI???

    http://sendit.wordpress.com

    • 29 Mei 2009 pukul 4:06 PM

      Saat ini masih tahap mengumpulkan keberanian, ilmu saya belum cukup untuk mendirikan usaha berbasis mandiri. Semoga saya bisa belajar banyak dari mas Sendit… Salam dan semoga sukses…

  5. 1 Juni 2009 pukul 7:22 PM

    Iya mas, sudah digaji besar kok mau belajar ๐Ÿ˜€

    • 1 Juni 2009 pukul 9:26 PM

      Sebenarnya kalau boleh jujur, lebih enak ngajar Mas… Seperti Mas Wandi… ๐Ÿ™‚

  6. 6 Juni 2009 pukul 11:06 AM

    ๐Ÿ˜† sama yagh dengan pesan di FB nya

  7. 6 Juni 2009 pukul 11:22 AM

    Iya Pak terima kasih sudah memuat comment-ku ini!

  8. 11 Juni 2009 pukul 11:05 AM

    xixi… sedih juga bacanya. Betul tuh kalo emang ga/belum ada SOP. Kita bakalan kaya ayam yg cari induknya … bingung mo ngapain…
    Taoi syukuri saja mas, jarang2 kan ada orang digaji untuk belajar ๐Ÿ˜€
    salam.

  9. 28 Juli 2013 pukul 7:33 PM

    This web site really has all of the information and facts I needed concerning this subject and didn’t know who to ask.

  10. 18 Agustus 2013 pukul 4:29 PM

    The biggest problem concerning infant formula was the mother’s inability to afford the cost of formula. Nowadays, the way of shopping in India has changed greatly. For obvious reasons, I tried using my coupon code and it worked too, giving me a discount of 20% on my branded sunglasses.

  11. 22 Februari 2014 pukul 2:22 AM

    After looking over a number of the articles on your website, I really like your technique of writing a
    blog. I book-marked it to my bookmark webpage list and
    will be checking back soon. Please check out my web site too and let me know your opinion.

  12. 4 Maret 2014 pukul 9:03 AM

    Nice blog here! Additionally your website quite
    a bit up very fast! What web host are you using?
    Can I get your affiliate link in your host? I desire my web site
    loaded up as quickly as yours lol

  13. zb
    23 April 2014 pukul 8:49 AM

    In this situation there is an electromagnetic induction, which flows among the mouse and the pad.
    There are businesses that offer whole setups with desktop personal computers.
    The mats are obtainable at pocket pleasant costs.

  14. 3Q
    24 April 2014 pukul 10:33 AM

    Let’s recognize the infection component. Even very tiny company
    utilizes at least 1 computer. This form is fantastic for
    persons who dislike the idea of killing mice.

  15. 7 September 2014 pukul 4:03 AM

    After I originslly left a comment I appear to have clicked on the -Notify me
    when new coomments are added- checkbox and now whenever a comment is added I receive foour emaqils with
    thhe same comment. There has to bee a way you can remove me from
    that service? Kudos!

  16. 17 September 2014 pukul 3:05 PM

    Excellent post. I will be facing some of these issues aas well..

  17. 27 September 2014 pukul 1:01 AM

    At this time it seems like WordPress is the top blogging platform out there right now.
    (from what I’ve read) Is that what you are using on your blog?

  18. 27 September 2014 pukul 4:59 AM

    Pretty great post. I simply stumbled upon your blpg and wished to say thqt I have truly enjoyed browsing your weblog
    posts. After all I will be subscribing foor your fwed
    and I hope you write again very soon!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: